Fokus dan Scope

Ruang Lingkup Topik

Ruang lingkup jFIEI meliputi, namun tidak terbatas pada, area tematik berikut ini yang saat ini menjadi penggerak pasar global:

  1. Fintech Syariah dan Inovasi Digital
  • Perbankan Digital Syariah: Studi tentang bank digital Syariah berbasis AI, embedded finance, dan model neo-banking.
  • Blockchain dan Tokenisasi Aset: Penelitian tentang tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Asset), stablecoin berbasis emas, dan bursa digital yang sesuai Syariah.
  • Aset Kripto dan CBDC: Perspektif Syariah tentang mata uang kripto, mata uang digital bank sentral, dan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
  • Kepatuhan Otomatis: Penggunaan AI dan RegTech untuk tata kelola Syariah secara real-time dan sistem kepatuhan otomatis.
  1. Integrasi ESG dan Keuangan Berkelanjutan
  • Sukuk Hijau & Pembiayaan Iklim: Studi empiris tentang penerbitan dan dampak sukuk hijau, sosial, dan terkait keberlanjutan (sustainability-linked sukuk).
  • Maqasid Syariah & SDGs: Kerangka kerja yang mengintegrasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan tujuan-tujuan tinggi hukum Islam.
  • Model Tata Kelola: Indeks integrasi Syariah-ESG dan pengukuran kinerja.
  1. Keuangan Sosial Islam dan Ekonomi Inklusif
  • Instrumen Pengentasan Kemiskinan: Pemanfaatan strategis Zakat, Wakaf, dan Infak untuk pemberdayaan sosial-ekonomi.
  • Mikro keuangan Syariah: Model pembiayaan untuk UMKM dan masyarakat yang kurang terlayani dengan menggunakan qard al-hasanmudharabah, dan musyarakah.
  • Wakaf Tunai & Filantropi: Analisis cash waqf-linked sukuk (CWLS) dan ekosistem donasi digital.
  1. Ekonomi Halal dan Rantai Pasok Etis
  • Integrasi Industri Halal: Jaminan digital untuk rantai pasok halal, pariwisata halal, dan etika bisnis Islam.
  • Perilaku Konsumen: Ekspektasi konsumen Muslim yang terus berkembang terkait kepatuhan halal dan standar toyyib (baik lagi sehat).
  1. Pasar Modal Syariah dan Ekonomi Moneter
  • Sukuk Korporasi & Pemerintah: Inovasi struktural, likuiditas pasar sekunder, dan standardisasi lintas batas (misalnya standar AAOIFI).
  • Manajemen Risiko: Strategi lindung nilai (hedging) sesuai Syariah, manajemen likuiditas, dan kesiapsiagaan menghadapi krisis.
  • Hubungan Makro-Keuangan: Peran kebijakan moneter Islam dalam diversifikasi ekonomi dan ketahanan.
  1. Ekonomi Kelembagaan dan Perilaku
  • Keuangan Perilaku: Faktor sosio-psikologis yang mempengaruhi keputusan investasi di pasar Syariah.
  • Kebijakan dan Regulasi: Analisis komparatif kerangka regulasi yang mengatur lembaga keuangan Syariah secara global.
  1. Manajemen Syariah